The Sunan Hotel Solo Gelar Fashion Show Batik Riana Kesuma “Sogan Blooms...

The Sunan Hotel Solo Gelar Fashion Show Batik Riana Kesuma “Sogan Blooms in Modesty”

37
0
SHARE

Menyambut Ramadan dan Idulfitri 2026, The Sunan Hotel Solo menghadirkan pengalaman yang berbeda melalui kolaborasi istimewa bersama Batik Riana Kesuma. Mengusung tajuk Sogan Blooms in Modesty, fashion show ini digelar di Narendra Restaurant pada Kamis (26/2) sebagai bagian dari rangkaian program Ramadhan Sunan Iftar.

Peragaan busana ini bukan sekadar fashion show biasa. Acara ini memadukan keindahan kuliner berbuka puasa dengan pesona fesyen berbasis batik khas Solo, menciptakan suasana Ramadan yang elegan dan penuh makna.

Koleksi yang ditampilkan mengangkat warna sogan warna khas batik Jawa sebagai identitas utama. Warna hangat ini dipadukan dengan motif bunga yang melambangkan kelembutan dan keanggunan perempuan.

Pemilik Batik Riana Kesuma, Riana Kusuma Astuti, menjelaskan bahwa koleksi tahun ini tetap berakar pada budaya, namun dikemas dengan pendekatan modern.

“Saya ingin batik Solo tampil stylish dan modern, tetapi tidak meninggalkan ciri khasnya. Sogan adalah identitas batik Solo, dan kali ini kami padukan dengan motif bunga yang melambangkan keanggunan perempuan,” ujarnya. Koleksi ini membuktikan bahwa batik dapat terus berkembang mengikuti tren, tanpa kehilangan nilai tradisinya.

Fashion show dibagi menjadi dua sekuen utama. Pada sekuen pertama, ditampilkan long outer dan kaftan berbahan batik silk dengan sentuhan organza. Siluet yang flowy dan detail yang elegan menghadirkan kesan anggun sekaligus mewah.

Sementara pada sekuen kedua, rok klok dipadukan dengan blouse berpotongan modern, menciptakan tampilan yang lebih dinamis dan stylish. Model profesional tampil memukau bersama muse dari tokoh perempuan Kota Solo, memberikan sentuhan lokal yang kuat dalam setiap langkah di runway.

Menariknya, koleksi Lebaran ini diproduksi secara terbatas. “Koleksi ini limited untuk Ramadan dan Lebaran. Kami ingin batik tetap relevan lintas generasi, mengikuti tren namun tetap berakar pada budaya,” tambah Riana.

Kolaborasi ini juga menjadi wujud komitmen The Sunan Hotel Solo dalam mendukung desainer lokal dan memperkuat ekonomi kreatif di Kota Solo.

General Manager The Sunan Hotel Solo, Retno Wulandari, menyampaikan bahwa Ramadan adalah momentum untuk menghadirkan pengalaman yang lebih dari sekadar berbuka puasa.

“Kami ingin menghadirkan pengalaman Ramadan yang tidak hanya dari sisi kuliner dan hospitality, tetapi juga memberi ruang bagi karya desainer lokal. Kolaborasi ini bagian dari komitmen kami mendukung ekonomi kreatif di Solo,” ungkapnya.

Melalui acara ini, The Sunan Hotel Solo tidak hanya menghadirkan sajian berbuka puasa yang istimewa, tetapi juga menjadi ruang apresiasi bagi karya anak bangsa dan pelestarian batik sebagai identitas budaya.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY